Thailand Jadi Saingan Berat Indonesia dalam Musabaqoh Hifdzil Quran Asia Pacific ke-8

58
Musthofa salah satu peserta dari Uyghur China, dalam Kategori Hifzhil Qur'an 30 Juz

Masjid Istiqlal, Jakarta – Indonesia bakal bersaing ketat dengan Thailand dan Filipina dalam lomba Musabaqoh Hifdzil Qur`an internasional ke-8. Kegiatan yang digelar atas prakarsa Sultan Bin Abdul Aziz ini sedikitnya diikuti 17 negara.

“Kalau Thailand itu dari Patani sedangkan Filipina dan Mindanau itu rata-rata Islamnya kuat,” kata ketua pelaksana MHQ, Shobah Syamsi, di Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Menurut Shobah, ke-17 negara tersebut berasal dari Asia Tengah, Pasifik Asia Tengah. Antara lain, Malaysia, Thailand, Filiphina, Rusia, Tajikiskan dan lainya. “Total peserta ada 96 orang. Indonesia mengirimkan 22 orang,” tambahnya.

Shobah menjelaskan, dari 96 peserta sebanyak 83 peserta merupakan peserta lomba hafalan Alqur`an, sedangkan sisanya penghafal hadis. “Biasanya kita selalu juara umum,” ujar Shobah.

MHQ ini memiliki 5 cabang perlombaaan. Yaitu, hafalan 30 juz, 20 juz, 15 juz dan 10 juz. Kemudian hafalan 500 hadis, dimana 400 di antaranya tanpa sanad dan 100 lainya menggunakan sanad. “MHQ ini terselenggara berkat donasi dari yayasan sosial Sultan bin Abdul Aziz,” ujarnya.

Untuk jurinya, hafalan Alqur`an secara langsung akan dinilai syekh dari Timur Tengah. Salah satunya, Imam dan Khatib Masjid Nabawi, yaitu Abdul Muhsin bin Muhammad Al Qosim, kemudian Ahmad al Muzaini. “Ketiganya dari Arab Saudi supaya netral,” jelas Shobah.