Masjid Istiqlal Jadi Tempat Favorit Para Pemimpin Dunia

17

Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Musthafa Yaqub, mengatakan, Masjid Istiqlal memiliki pesona sendiri, sehingga banyak pemimpin dunia dari negara-negara sahabat datang berkunjung untuk melihat masjid ini.

Hal itu dikatakannya seusai menerima kedatangan Wakil Presiden India, Muhammad Hamid Ansari, yang datang mengunjungi Istiqlal dalam lawatannya ke Indonesia.

“Ada sebuah testimoni dari Menteri Luar Negeri Vatikan, dia mengatakan, Istiqlal is icon of tolerance in Indonesia. Ternyata banyak pemimpin negara yang ke sini, “belajar” tentang toleransi antar umat beragama,” kata Yaqub, Minggu 1 November 2015.

Yaqub mengatakan kepada seluruh pemimpin dunia yang mengunjungi Istiqlal, resep keberagaman agama di Indonesia tetap rukun adalah, tidak pernah ada satu tokoh muslim di Indonesia yang mengatakan negara Indonesia hanya untuk muslim, walaupun sebagai mayoritas. Kedua, Islam memang mengajarkan adanya prinsip-prinsip kehidupan antar umat beragama.

“Muslim mengakui eksistensi non muslim dan menghargai mereka. Ini bukan politis, tapi ajaran agama. Lakum dinukum waliyadin. Itu menjadi pegangan Bangsa Indonesia dalam menghadapi pluralitas agama di Indonesia,” ujarnya.

Hal itu yang kerap ia banggakan kepada para pemimpin negara yang berkunjung ke Masjid Istiqlal. Tercatat, Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, juga pernah menginjakkan kaki di Istiqlal.

“Saya sampaikan dulu ke Obama, di depan ada Katedral, kan parkirnya sempit. Kalau Minggu atau Natal, mereka parkirnya di Istiqlal. Begitu kita menghargai sesama umat,” jelas dia. (Dar)